Saat kita menatap sebuah jalan hidup, raut jauh memandang tongkak mata menatap setiap sudut yang ingin di banggakan. Namun bukan hanya sesaat kita terlahir untuk dunia, akan tetapi kita terlahir bagaikan embun yang akan lenyap ketika mentari telah menyayat dan bergantikan sinarnya menjadi sang surya. Maka ingatlah engkau akan apa yang telah tersedia untuk semua yang ada di hadapanmu saat ini adalah lebih membahagiakan dari pada sesuatu yang kau banggakan.
Jika kau ingat bunda hati adalah ketulusan dan tulisan hidup adalah keiklasan dengan ketenangan maka kau akan merasakan apa yang seharusnya engkau rasakan untuk sesuatu yang sebenarnya membahagiakan. Entah itu di jalanmu atau mungkin diantara kehidupanmu dan kehidupan sekelilingmu.
Bukan hanya kita memandang sebelah mata akan harta dan tahta, namun ingat hartamu adalah hatimu dan tahtamu adalah kebahagiaan hidupmu.
READ MORE - Sebuah Harapan Atas Coretan Karya Kehidupan
Jika kau ingat bunda hati adalah ketulusan dan tulisan hidup adalah keiklasan dengan ketenangan maka kau akan merasakan apa yang seharusnya engkau rasakan untuk sesuatu yang sebenarnya membahagiakan. Entah itu di jalanmu atau mungkin diantara kehidupanmu dan kehidupan sekelilingmu.
Bukan hanya kita memandang sebelah mata akan harta dan tahta, namun ingat hartamu adalah hatimu dan tahtamu adalah kebahagiaan hidupmu.